pariwisata kabupaten jember

Bina Rohani & Mental Gelar Pengajian Rutin

  Dibaca : 76 kali
Bina Rohani & Mental Gelar Pengajian Rutin
space ads post kiri

Mental para personil polisi di jajaran Polres Banyuwangi terus dilakukan pembinaan. Tiap Rabu sore Korps Bhayangkara di Jawa paling timur melakukan pengajian rutin di sejumlah masjid. Tujuannya untuk membina rohani dan mental para anggota agar tetap semangat, amanah, serta menjaga citra Polri dalam menunaikan tugas.

polres banyuwangi.(istimewa)

polres banyuwangi.(istimewa)

Pengajian ini digelar di masing-masing rayon yang ada di jajaran Polres Banyuwangi. Kapolres Banyuwangi mengikuti pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) di Masjid Uswatun Hasanah milik Ponpes Salafiyah Safiiyah Kapuran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Pimpinan kepolisian di Bumi Sunrise of Java ini hadir didampingi Kasatpolair AKP Basori Alwi, Kapolsek KP3 AKP Hadi Siswoyo, Kapolsek Kalipuro AKP Supriyadi dan Kapolsek Wongsorejo AKP Mulyono.

Satpolair Polres Banyuwangi yang bertindak sebagai penyelenggara di tingkat rayon 1 sengaja mengundang Ustad Mochammad Syaifudin Zuhri sebagai penceramah. Kepada para anggota polisi, ustad asal Giri ini mengajak agar menauladani prilaku rosul dalam membina rumah tangga.

“Mau punya istri saleha silahkan baca Quran dan hadis. Disitu diterangkan bagaimana kiat-kiat hidup sebagai sepasang suami istri. Tidak perlu belajar kemana-mana,” tuahnya kepada puluhan anggota polisi plus ibu bhayangkari. Ustad Zuhri juga menekankan agar anggota rayon 1 tidak meniru prilaku orang jaman dulu dimasa jahiliyah. Karena dalam diri Nabi Muhammad tergambar prilaku yang uswatun hasanah.

“Tugas polisi harus mengayomi masyarakat. Tapi jangan lupa anak dan istri. Karena tugas suami juga harus bisa mengayomi keluarga agar sakinah mawadah warohmah,” tegasnya. Sementara itu, Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama meminta para personil mengikuti kegiatan binrohtal dengan ikhlas. Dia tidak ingin anggota datang ke masjid mengikuti agenda rutin tersebut karena terpaksa.

“Jadikan ini sebagai kebutuhan. Semua butuh siraman rohani agar hati kita ada pencerahan,” pesannya. Membentuk ahlakul karimah harus dimulai dari hati. Kadang kesadaran itu baru tumbuh setelah mendapat siraman dari orang lain. Karena itu para personil tidak boleh bosan dan enggan dalam mendatangi majelis agama yang diagendakan tiap rabu sore secara bergiliran.(kur)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional