pariwisata kabupaten jember

Uniknya Lokalisasi di Bumi Blambangan

  Dibaca : 989 kali
Uniknya Lokalisasi di Bumi Blambangan
space ads post kiri

Praktik prostitusi di Kabupaten Banyuwangi, ternyata masih subur. Padahal belum lama ini, aparat berwenang telah melakukan razia. Maraknya prostitusi ini, dimungkinkan karena tindakan yang dilakukan Pemkab Banyuwangi, hanya sebatas razia. Belum melakukan pembinaan dan belum ada solusi bagi para mantan pelaku bisnis lendir ini….

* Baru Masuk Lokasi Bayar ’Tiket’ Rp 10 ribu

Penelusuran Memo X, dilakukan di salah satu lokalisasi yang dikenal terbesar di Bumi Blambangan. Disini, meski telah digembar–gemborkan sudah tutup alias tidak ada transaksi jual beli seks, ternyata masih sama.

AKTIF: Salah satu lokalisasi di Banyuwangi

AKTIF: Salah satu lokalisasi di Banyuwangi (bw-1)

Begitu memasuki area parkir kendaraan, seorang pria langsung menghampiri wartawan Mmeo X. Seperti telah terbiasa, dia mengarahkan, mengatur agar kendaraan tertata rapi. Begitu selesai, laki-laki berkulit gelap tersebut langsung meminta uang jasa parkir.

Kondisi ini sangat bertolak belakang dengan pengalaman Memo X, saat mengikuti razia lokalisasi bersama petugas gabungan TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Saat itu, area lokalisasi ini terlihat sunyi.

Yang ada hanya warga setempat yang sedang duduk-duduk di emperan. Setiap kali razia, semua rumah selalu terkunci rapat. Namun kali ini, situasi cukup ramai. Termasuk barisan kendaraan yang pastinya milik para pria pencari cinta sesaat.

Saat Memo X melangkahkan kaki hendak memasuki area lokalisasi, tepat di depan gapura sederhana, tiba-tiba beberapa pria yang duduk di dalam ruangan mirip pos keamanan memanggil.

“Mas, sini dulu Mas. Satu saja perwakilan gak apa–apa,” ujar salah satu pria yang bertato. Cukup mengagetkan, seperti layaknya tempat wisata, untuk masuk lokalisasi ini ternyata juga dipungut biaya.

Per orang dibandrol Rp 10 ribu. Entah untuk apa uang tersebut, yang jelas saat diminta karcis atau kuitansi, mereka menolak untuk memberikan. “Gak pakai kuitansi Mas, langsung saja masuk,” katanya. (bw-1)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional