pariwisata kabupaten jember

Maling Sikat Mobil Bos Genteng

  Dibaca : 385 kali
Maling Sikat Mobil Bos Genteng
space ads post kiri

Pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi diwilayah hukum Polsek Gandusari, kali ini jenis kendaran roda 4 yang menjadi sasaran empuk pelaku pencurian. Menururt informasi yang diterima dari kepolisian menyebutkan, korban bernama Pairin warga Rt 07 Rw 04 Desa`Sumberrejo Kecamatan Gandusari kabupaten Trenggalek sedang melakukan persiapan sholat subuh sekira pukul 03.34.

Kanit Reskim Polsek Gandusari, Aiptu Kadeni

Kanit Reskim Polsek Gandusari, Aiptu Kadeni

Kejadian bermula pada saat korban hendak mengambil air wudhu, dan mendapati bahwa pukul 04.15 mobil miliknya sudak tidak ada ditempat semula diparkirkan. “Merasa kaget karena mobil yang semula diparkir diteras rumahnya tidak ada, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gandusari guna oleh TKP,” terang Kapolres Trenggalek AKBP I Made Agus Prasetya S.I.K, M.Hum melalui Kanit Reskrim Polsek Gandusari Aiptu Kadeni saat dikonfirmasi koran ini, Selasa (26/01).

Motif pelaku dalam aksi tersebut adalah dengan merusak grendel mobil korban dan merusak pintu mobil kemudian menghidupkan mobil dengan menggunakan kunci cadangan ala pelaku pencurian. Membawa kabur mobil milik pelaku merek Isuzu Panter Nopol AG 1449 RC warna coklat metalik tahun 2000.

Mendapat laporan korban, petugas melakukan olah TKP dilokasi kejadian yang mendapati 2 saksi yang berlatar belakang sebagai satpam di klinik WKM Gandusari menyebutkan tidak tahu menahu bahwa mobil tersebut digondol maling. “Menurut saksi bernama Suratin (55) pelaku membawa kabur mobil korban ke arah Kampak namun sesaat kemudian mobil tersebut kembali melintas di depan rumah korban dan mengklakson tanpa alasan yang jelas,” imbuhnya.

Sepertinya, pelaku tidak terbuiru-buru dalam membawa kabur mobil ters ebut. Tetapi apapun modus pelaku saat ini anggota kepolisian beserta jajaran melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian.

Kadeni juga menuturkan korban yang berlatar belakang sebagai penguasa genteng di Gandusari hanya mempunyai 1 unit mobil yang menurut pengakuannya mobil tersebut tidak digunakan selama 1 minggu terakhir.

“Korban memang jarang menggunakan mobil tersebut, hanya dipanasi saja mesinnya setiap pagi. Berharap atas kejadian tersebut kami berhasil menangkap pelaku dan memberikan ganjaran atas apa yang telah diperbuat,” pungkasnya.

Jika dalam kasus ini pelaku dapat ditangkap oleh pihak kepolisian, maka dapat dipastikan pelaku akan dijerat kasus pencurian dengan pemberatan yakni pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana 7 tahun. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian total Rp 100 juta rupiah.(fal/mil)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional