pariwisata kabupaten jember

Pemkab Banyuwangi Jemput Eks Gafatar

  Dibaca : 54 kali
Pemkab Banyuwangi Jemput Eks Gafatar
space ads post kiri

* Sudah Berada di Asrama Transito Surabaya

Setelah mendapat kabar 18 warga Banyuwangi eks pengikut Gafatar sudah berada di asrama transito milik Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Jawa Timur. Dinas Tenaga Kerja Banyuwangi langsung menuju ke Surabaya untuk menjemput para Eks Gafatar tersebut.

Dikatakan Kadisnakertrans, Alam Sudrajat, pihaknya mendapat kabar dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, kalau eks Gaftar itu sudah tiba di Surabaya, atas informasi ini pihaknya akan menjemput mereka, dibawa kembali ke daerah asalnya.

“Setelah mendapat informasi dari Pemprov tentang kepastian pemulangan eks Gafatar, kami segera berkoordinasi untuk penjemputan mereka. Kami tiba di Surabaya subuh tadi (Selasa pagi-red) dan langsung menyelesaikan segala administrasi. Siang ini juga kami langsung membawa mereka pulang ke Banyuwangi,” terang Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Saiful Alam S saat dihubungi via telepon. 
  
Menurut Alam Sudrajat, Para eks gafatar yang berjumlah 18 orang ini terdiri dari 3 KK. Rinciannya 6 orang dewasa dan sisanya anak-anak. Mereka ini berasal dari Kecamatan Muncar dan Kecamatan Pesanggaran.  

“Setibanya di Banyuwangi nanti, mereka tidak langsung di pulangkan ke tempat asalnya, dan kami sudah mempunyai tempat untuk kedua kepala keluarga tersebut,” ujarnya.

Selama perjalanan menuju Banyuwangi, lanjut Alam, mereka dikawal Patwal khusus dari pihak Polres Banyuwangi.

“Dijadwalkan akan tiba di Banyuwangi sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung akan ditempatkan di Rumah Aman Loka Bina Karya (LBK) Banyuwangi,” ujar Alam.

Alam Sudrajat menambahkan, setiba di rumah aman nanti, para eks Gafatar tersebut akan diberi pembinaan dan pemahaman, begitu juga dengan keluarganya yang ada di kampung halamannya, agar tidak mengucilkan mereka dan menerima kembali seperti sediakala.

“Selama di rumah ini mereka akan dibina dan diberi pemahaman bahwa ideologi yang mereka anut selama ini menyimpang.  Setelah mereka merasa benar-benar siap untuk pulang ke keluarga kami akan antar dan dampingi mereka pulang ke keluarganya.  Tentunya kami pun juga menjalin komunikasi dengan keluarganya terkait kedatangan keluarganya yang pernah gabung dengan Gafatar agar mereka bersedia menerima kembali keluarganya,” ujar Alam. (tut)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional