pariwisata kabupaten jember

Bawa Pistol Satroni Hunian Kos, Warnet & Puskemas

  Dibaca : 194 kali
Bawa Pistol Satroni  Hunian Kos, Warnet & Puskemas
space ads post kiri

* Curanmor Ditembak

Kejadian curanmor di Puskesmas Tampo Kecamatan Cluring, dan kedua pelaku di di hadiahi timah panas dari Resmob Polres Banyuwangi yang diberitakan Memo X edisi tanggal 22 Januari 2016, pelakukanya ternyata sudah kaliber. Hasil penyidikan Reskrim Polres Banyuwangi dua tersangka Ali Kohar dan Farid Tudin yang keduanya warga Dusun Jalen Desa Setail Kecamatan Genteng itu, sudah melalang buana. Sasarannya hunian kos, puskesmas dan warnet. Saat menjalankan aksinya, tersangka membawa pistol Revolver rakitan.

DUET: 2 tersangka curanmor saat diperiksa petugas. (tut)

DUET: 2 tersangka curanmor saat diperiksa petugas. (tut)

Aksi mereka terungkap aparat saat melakukan aksi di parkiran Puskesmas Tampo, Kecamatan Cluring, 21 Januari 2016 lalu. Kala itu, Ali Kohar berboncengan dengan Farid Tudin. Begitu memastikan lokasi aman, Ali Kohar memerintahkan kepada rekannya untuk turun dan melakukan aksi.

“Kendaraan yang digasak Honda Beat P 6722 YL milik Winda Eka Bintarini, warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumber Beras, Kecamatan Muncar. Motor itu dirusak tersangka menggunakan kunci T,” terang Kasatreskrim Polres Banyuwangi AKP Stevie Arnold Rampengan didampingi Kasubaghumas AKP Subandi.

Nyaris saja pencurian yang dilakukan keduanya berjalan mulus. Tanpa disangka gerak-gerik Farid Tudin diintai anggota resmob wilayah selatan dari kejauhan. Meski diminta menyerahkan diri dua pelaku tetap berusaha melawan sehingga aparat melepaskan timah panas dari sarangnya.

“Hasil pengembangan yang kita lakukan, dua pelaku tidak hanya beraksi di wilayah Cluring. Karena dari penggeledahan yang dilakukan di kediaman Ali Kohar ditemukan satu sepeda motor Yamaha Vixion DK 8893 IF yang diakui sebagai hasil jarahan. Untuk senpi didapat dari Sumatera,” tambah AKP Stevie.

Selain itu, aparat juga menemukan 4 buah plat nomer dan beberapa lembar STNK palsu. Kunci T yang biasa digunakan tersangka untuk beraksi juga telah diamankan.

“Ada enam kunci T yang dimiliki tersangka. Yamaha Vixion dipilih sebagai target karena sangat laku di pasaran,” tukas perwira pertama berdarah Manado.

Selain dua pelaku ini, Satreskrim juga menangkap  pelaku pencurian sepeda motor di parkiran sebuah rumah kos di Jalan S. Parman Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Banyuwangi. Ahmad Priyanto (29), warga Dusun Randu Agung, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, ditetapkan sebagai tersangka. Honda Supra X nopol P 6271 YE milik Rudi Bastomi (33), warga Lingkungan Krajan, Kelurahan/Kecamatan Giri, menjadi sasaran.

Peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu 20 November 2015. Sepulang kerja pukul 05.00 WIB, korban memarkir sepeda motornya di parkiran kosan. Empat jam berselang  sewaktu korban menuju tempat motornya di parkir kendaraan roda dua itu telah raib.  Atas kejadian ini Rudi mengalami kerugian Rp 12 juta.

Kasatreskrim Polres Banyuwangi ini melanjutkan, aksi keduanya berjalan mulus dengan cara menduplikat kunci asli sepeda motor korban. Sebelum beraksi, Priyanto berpura-pura meminjam motor korban sebentar dengan alasan kendaraan miliknya mogok. Selang 5 hari tersangka yang asli Situbondo itu membawa mobil Nissan Grand Livina. Saat itu dia bersama Agus yang diberi mandat untuk mengambil sepeda motor korban menggunakan kunci duplikat.(tut)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional