pariwisata kabupaten jember

Drum Band Lanzia, Ramaikan Lomba Drum Band Se Banyuwangi

  Dibaca : 401 kali
Drum Band Lanzia, Ramaikan Lomba Drum Band Se Banyuwangi
space ads post kiri

Warga Banyuwangi di buat terpesona dengan atraksi yang di mainkan oleh kelompok Drum Band Lansia, meski usia sudah uzur namun kepiawaiannya tidak kalah dengan para kelompok Drum Band muda, mereka tampak mahir memainkan alat-alat musik tersebut, bahkan salah seorang yang membawa drum berukuran besar dengan lihai mengangkat benda berat tersebut di atas kepala sambil memainkannya.

Peserta NonBrass saat beraksi di GOR Tawang alun

Peserta NonBrass saat beraksi di GOR Tawang alun

Menurut, Sekretaris Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI), Hanif Irianto, mengatakan unit drum band lansia ini merupakan tim drum band asal Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu. Unit ini dipunggawai 45 lansia yang sejak muda aktif berkecimpung dalam dunia drum band.

Sore itu, suasana di depan kantor Pemkab Banyuwangi terdengar riuh dengan tepuk tangan dan gelak tawa masyarakat yang sedang menyaksikan kirap drum band.

Bagaimana tidak, setelah sebelumnya mereka menyaksikan pelajar usia belasan tahun yang piawai memainkan alat musik drum band, kini di hadapan mereka juga tampil para lansia yang juga unjuk kebolehan memainkan alat musik drum band.

Hanif menambahkan kirab lomba drumb band ini merupakan agenda tahunan dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba), sekaligus memperebutkan piala bergilir bupati Banyuwangi. “Ini merupakan pelaksanaannya yang ke-14”, kata Hanif.

Kirab kali ini, lanjut Hanif,  diikuti pelajar tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA. Ada 10 unit peserta tingkat TK, 28 unit SD, 3 unit SMP, dan 3 unit peserta SMA yang masing-masing beranggotakan 45 atlet.  Total pesertanya ada 44 unit dan 1 peserta kehormatan, yakni unit lansia.

Khusus untuk peserta SD, lomba drum band ini dibagi tiga klasemen, yakni non brass (non terompet),  brass (terompet), dan elektrik (alat musik elektronik). Sedangkan untuk peserta yang lain hanya ada satu klasemen yakni brass.  

“Pemenang pada masing-masing tingkat dan klasemen akan kita kirim untuk bertanding di tingkat provinsi, beradu kebolehan dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur,” tutur nya.

Kirab ini mengambil start Jalan A. Yani – Jalan Dr. Soetomo dan finish di depan Hotel Blambangan. Di titik start, para peserta tampil membawakan mars PDBI sebagai lagu wajibnya.

Selanjutnya, di sepanjang jalan hingga tempat finish, mereka memainkan lagu daerah nasional dan lagu-lagu Using. (tut)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional