pariwisata kabupaten jember

Kades Sraten Kembalikan Raskin Berkutu dan Kecoklatan

  Dibaca : 205 kali
Kades Sraten Kembalikan Raskin Berkutu dan Kecoklatan
Kades Sraten menunjukkan beras yang berkutu dan berwarna kecoklatan (bw2)
space ads post kiri

Kepala Desa Sraten Rahman Mulyadi kembalikan beras untuk warga miskin ke Badan Ururan Logistik (Bulog) Banyuwangi.

Pasalnya beras tersebut sangat tidak layak untuk di bagikan kepada masyarakat, karena banyak kutunya dan warnanya kecoklatan.

Padahal anjuran pemerintah terkait suplai beras untuk warga tidak mampu ini harus layak untuk di konsumsi oleh masyarakat, dan kualitasnya harus baik, tidak berkutu dan warnanya kecoklatan.

“Karena banyak kutunya, beras untuk warga miskin ini harus di kembalikan dan diganti dengan beras yang baru,” ujar Kades Sraten.

Karena beras yasng berkutu tersebut sudah terbagikan ke dusun-dusun untuk di serahkan ke yang berhak, Kades Sraten tersebut memerintahkan kepada Kepala Dusun (Kadus) untuk menarik kembali, dan mengembalikan ke kantor desa agar mendapat ganti beras yang layak untuk di konsumsi.

“Kadus-kadus langsung bergerak dan mengumpulkan kembali beras yang sudah di distribusikan ke masyarakat tersebut,” paparnya.

Akibat komplain tersebut, menurut Rahman Mulyadi, pihak Bulog Banyuwangi langsung mengganti Raskin itu, dan beras yang berkutu tersebut di tarik kembali.

“Beras yang berkutu tersebut sudah diganti, dan masyarakat sudah menerima beras itu sudah beras yang lebih baik dan layak untuk di konsumsi,” paparnya.

Ketegasan Kades Sraten H. Rahman Mulyadi ini disambut baik oleh warga setempat, karena selama ini tidak ada Kades yang berani bersikap seperti itu, dan selalu menerima pemberian tersebut, menurut beberapa warga yang menerima Raskin, kepada memo X mengatakan, saat di beri beras tersebut dirinya tidak mempersoalkan dan menerima beras tersebut apa adanya.

“Syukur alhamdulilah, saya mempunyai Kades yang tegas dan perhatian kepada masyarakatnya, dan sikap tegas ini harus tetap di lakukan, jangan sampai kejadian ini terjadi lagi di desa kami dan kabupaten Banyuwangi, beras itu memang tidak layak untuk di konsumsi orang, selain berkutu warnanya sudah ke coklatan,” tandasnya. (bw-2)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional