pariwisata kabupaten jember

ITdBI Etape II, Tempuh 180,9 Kilometer

  Dibaca : 421 kali
ITdBI Etape II, Tempuh 180,9 Kilometer
PANJANG: Para pebalap ITdBI saat melintas di Pertigaan Kalisetail, Kecamatan Genteng
space ads post kiri

Banyuwangi, Memo XEtape kedua ITdBI menempuh lintasan sepanjang 180,9 Kilometer, Kamis (28/9/2017) adalah lintasan terpanjang yang akan dilalui sprinter kelas dunia yang diikuti 19 tim. Start di Dusun Pager Gunung, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore dan Finish di Depan kantor Bupati Banyuwangi.

Menurut Chairman ITdBI, Guntur Priambodo, pada etape kedua ini, akan menguji ketangguhan para sprinter. Jika tidak pandai mengatur strategi dengan baik, akan sulit menjadi juara. Apalagi pada etape ketiga para pembalap akan menghadapi tantangan Kevin. Karena di etape ini, tanjakannya cukup ekstrim menuju Gunung Ijen yang sudah tersohor itu.

“Untuk etape kedua ini, semua pembalap berpeluang menuju podium. Namun para sprinter harus pandai mengatur stamina, dan strategi. Karena pada etape ketiga para sprinter akan memghadapi etape yang cukup ekstrim,” jelas Chairman ITdBI ini.

Rute atau stage etape kedua ini, para sprinter, start dari Dusun Pager Gunung atau Dusun Kakao. Menuju perkebunan Kalikempit, tembus ke Sumberwadung, Pasar Sempu, Genteng Kulon, terus ke arah selatan menuju Tegalsari, Blokagung, Bangosere. Dari situ pebalap akan lanjut ke arah Pedotan, Pasar Sambirejo, Simpanglima Jajag, Benculuk, Pasar Srono, Bagorejo, Gladak, Rogojampi, lalu naik ke arah Songgon, Pertigaan Sragi, Pasar Gendoh, Temuguruh, Genteng Wetan, Parijatah, Rogojampi, Labanasem, Kabat tembus Patung Kuda, Jalan Kepiting, hingga menuju Finish Kantor Bupati Banyuwangi.

“Etape ini memang yang terpanjang. Tapi juga menyuguhkan jalan-jalan yang bervariasi dengan berbagai suasananya. Mulai menyusuri jalanan pedesaan, perkebunan, menyusuri pinggir sungai hingga memasuki area perkotaan. Mereka juga akan merasakan hawa sejuk persawahan di kaki Gunung Raung,” beber Guntur.

Pada etape dua ini pebalap bisa merebut poin di tiga titik sprint dan satu titik king of mountain (KOM). Lokasi sprint satu di KM 35,3 dari garis start di ruang terbuka hijau (RTH) Maroon, KM 61,7 KM di Bangorejo dan 91,1 KM di Cluring. Sedangkan titik KOM berada di KM 126,8 KM di wilayah Sragi.

Kompetisi balap sepeda kategori 2.2 ini akan digelar dalam empat etape pada 27-30 September dengan total lintasan sepanjang 533 KM. Pada etape pertama kemarin dimenangi oleh Davide Rebellin asal Italia. Selain membawa yellow jersey, Rebellin juga menyabet jersey polkadot sebagai tanda raja tanjakan dan green jersey sebagai simbol raja sprinter. (ras/yan)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional