pariwisata kabupaten jember

Puluhan Wanita Seronok Digerosok Satpol PP Banyuwangi

  Dibaca : 654 kali
Puluhan Wanita Seronok Digerosok Satpol PP Banyuwangi
Puluhan wanita yang diduga WPS saat diamankan Satpol PP Banyuwangi
space ads post kiri

Banyuwangi, Memo X – Puluhan Wanita Pekerja Seks (WPS) yang mangkal di warung remang-remang (Warung Panjang) Meneng, Desa Ketapang dirazia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi, Kamis (5/10/2017) sekitar pukul 23.00. Usai merazia warung remang-remang, aparat berbaju coklat itu, bergerak di Mendut Karaoke Keluarga, di tempat ini, empat Wanita pemandu lagu yang di tidak bisa menunjukkan identitas, di bawa ke Kantor Satpol PP untuk di mintai keterangan.

Sementara 15 wanita yang berpakaian seronok dengan sedikit memamerkan auratnya, yang diduga WPS saat dibawa ke kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan. Tak cukup disitu, setelah usai mendata dan meminta belasan pramusaji tersebut, membuat pernyataan untuk wajib lapor bagi yang kedapatan tidak membawa kartu tanda penduduk (KTP). Aparat gabungan langsung bergeser menuju Cafe Mendut Sport Center, tempat Karaoke keluarga, untuk melakukan razia penertiban KTP lagi.

Di Cafe Mendut, aparat gabungan berhasil mengamankan enam pramusaji yang berpakaian seronok dan satu laki-laki yang mengaku suaminya. Namun belakangan, sesuai hasil penyidikan di kantor Satpol PP, diketahui laki-laki tersebut adalah oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Kasatpol PP Edy Supriyono alias Edy Songot melalui Joko Sugenga selaku Kabid Penyidikan mengaku akan terus melakukan penertiban disemua tempat hiburan malam di wilayah Banyuwangi.

Kepada wartawan, Joko Sugeng menjelaskan, sesuai hasil razia bersama tim gabungan, dia telah menemukan banyak data otentik terkait pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola hiburan malam.

“Misalnya pelanggaran yang dilakukan cafe-cafe atau karaoke keluarga. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 10 tahun 2014, jam tutup operasi hiburan malam mestinya pukul 23.00 WIB. Namun yang kita dapati di Cafe Mendut Center Karaoke keluarga ini justru saat kita razia sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 WIB masih tetap beroperasi. Jadi jelas Cafe Mendut ini melanggar Perda,” ungkapnya.

Untuk kedepannya, Joko Sugeng berjanji akan mengirimkan surat teguran kepada pengelola Cafe Mendut Sport Center.

“Segera kita layangkan surat teguran, sekaligus mengingatkan agar purel-purel free lance yang datang ke Cafe tersebut menjaga cara berpakaian lebih sopan. Hasil razia ini juga langsung kita laporkan kepada Pak Kasatpol PP,” tandas Joko Sugeng.
Sementara pihak managemen Cafe Mendut, Iqbal, dikonfirmasi media ini melalui WhatSapp terkait pelanggaran Perda sebagaimana disampaikan Kabid Penyidikan Joko Sugeng, belum memberikan jawabannya. (ras/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional