pariwisata kabupaten jember

Diduga Pungli, SMPN 2 Genteng Dilaporkan ke Inspektorat

  Dibaca : 1358 kali
Diduga Pungli, SMPN 2 Genteng Dilaporkan ke Inspektorat
TERIMA: Sekretaris Inspektorat Kabupaten Banyuwangi, Saihu saat menerima berkas laporan wali murid SMPN 2 Genteng.
space ads post kiri

Banyuwangi, Memo X– Lagi-lagi terjadi dugaan pungutan liar di sekolah, berdalih membeli peralatan sekolah dan biaya lainnya, pihak sekolah memungut biaya Rp 962 ribu untuk biaya Rencana Anggaran Pembelajaan Sekolah (RAPBS) SMPN 2 Genteng persiswa. Akibatnya, beberapa Wali Murid yang merasa keberatan atas biaya tersebut, mengadukan persoalan ini di Inspektorat agar di tindak lanjuti.

Besaran biaya sebesar ini, di putuskan saat rapat wali murid yang di pimpin oleh Komite Sekolah (KS) dan Kepala Sekolah, bertempat di Aula Sekolah SMPN 2 Genteng, pada hari Sabtu tanggal 16 September yang di hadiri seluruh wali murid kelas 7, 8 dan 9 dengan jadwal waktu yang berbeda. Salah satu wali murid mengungkapkan, saat rapat wali murid mengajukan keberatan atas besaran biaya yang harus di bayar, tidak di tanggapi oleh KS ataupun Kepsek.

“Rapat itu itu di hadiri seluruh walu murid kelas 7, 8 dan 9, namun wantunya tidak bersamaan,”ungkap Wali murid, Kamis (12/10/2017) siang. Sambil memberikan rekaman vidio saat rapat wali murid.

Yang paling menjengkelkan, kata dia, untuk biaya ini wali murid harus melunasi biaya RAPBS paling lambat pada bulan Desember 2017. Sayangnya, saat wali murid mencicil biaya tersebut, tidak di beri kuitansi,

“Biaya-biaya ini harus di lunasi pada bulan Desember tahun ini, tapi saya sudah mencicil sebesar Rp.200 ribu, tapi waktu saya minta kuitansi kepada bendahara KS, Purwati, tidak diberi, malah saya di marahi,”jelasnya.

Takut pembayaran itu tidak di akui, salah satu wali murid merekam pembayaran satu wali murid dengan HP saat wali murid membayar iuran tersebut. Dalam vidio tersebut, bendahara KS dengan ketusnya menjawab keluhan wali murid. “Kalau ingin anaknya sekolah dan pintar ya harus berani mengeluarkan biaya,”jawab bendahara KS dengan ketus.

Baca juga: Wali Murid SMPN 2 Genteng Laporkan Dugaan Pungli ke Satgas UPP

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Sulihtiyono ketika di konfirmasi terkait persoalan ini mengatakan, jika masalah ini sudah di selesaikan, dan surat klarifikasi dari SMPN 2 Genteng di pegang oleh Kabid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Ratno.

“Tidak ada tarikan biaya di sekolah mas, dan masalah ini sudah di klarifikasi oleh Komite Sekolab, dan suratnya di pegang pak Ratno,”jawab Kadis Pendidikan.

Agar persoalan ini di tindak lanjuti, Para Wali Murid ini, langsung mendatangi kantor Inspektorat Kabupaten Banyuwangi untuk menyerahkan berkas laporan yang di tanda tangani puluhan wali murid. Perwakilan wali murid di terima Sekretaris Inspektorat, Saihu. Sayangnya sekretaris inspektorat kepada awak media ketika di konfirmasi tidak mau berkomentar terkait masalah ini

“Berkas ini saya terima, dan saya no coment ya,” kata Saihu. (tut/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional