pariwisata kabupaten jember

Akta Fidusia Bukan Alat untuk Eksekusi, KSP Milan Ngawur

  Dibaca : 883 kali
Akta Fidusia Bukan Alat untuk Eksekusi, KSP Milan Ngawur
space ads post kiri

Banyuwangi, Memo X– Dengan adanya Akta Fidusia bukan berarti dengan serta merta main eksekusi. Kajian hukum di Indonesia bahwa yang bisa mengeksekusi adalah pihak Pengadilan agar mempunyai kekuatan hukum yang tetap. Adapun sengketa hutang piutang harusnya dengan jalur yang panjang. Bisa juga dengan proses mediasi di BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) jika buntu baru naik ke jalur hukum.

Adapun saat ini praktek-praktek penelaah arti fiducia sangat salah kaprah oleh pelaku usaha. Buntut dari tindakah KSP Milan Cabang Tegaldlimo yang melakukan eksekusi jaminan hutang piutang, pada warga Dusun Kaliboyo RT 03 RW 02 Desa Kradenan Kecamatan Purwoharjo Banyuwangi. Tepatnya di rumah keluarga Ndaru Jati Pamungkas.

Mengudang perhatian beberapa aktivis di Banyuwangi. Sehingga beberapa aktivis mendampingi Ndaru Jati Pamungkas ke Kantor Dinas Koperasi Banyuwangi untuk klarifikasi tindakan eksekusi oleh KSP Milan yang diduga melenceng dari aturan perkoperasian.

Sebelumnya di pertemuan aliansi Wartawan dan LSM, Yunus kepada media menyampaikan bahwa aksi peduli terhadap keluarga Ndaru Jati Pamungkas, dimaksudkan agar persoalan yang sama tidak terjadi kepada yang lain. Selain itu eKsekusi – eksekusi yang tidak prosedural harus dihentikan pada semua pengelola jasa keuangan yang pakai pola rentenir berkedok Koperasi.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami, agar persoalan yang sama tidak terjadi pada yang lain, dan eksekusi – exsekusi tidak prosedur harus dihentikan oleh para pengelola jasa keuangan yang pakai pola rentenir berkedok Koperasi,” ungkap Yunus dalam bincang santai di Cafe Aos Banjarsari (12 / 10 / 2017).

Usai pertemuan ramai – ramai mendatangi Dinas Koperasi. Aktivis yang diantaranya Yunus Wahyudi, Helmi Rosyadi SH mencecar Kasi Mediasi, Penyuluhan dan Advokasi Dinas Koperasi Banyuwangi, Moh Gufron SP, dengan berbagai macam pertanyaan seputar permasalahan exsekusi oleh KSP Milan dan seputar Perkoperasian.

Sementara Helmi Rosyadi SH terus mencecar pertanyaan kepada Gufron pada seputar sejauh mana tingkat pengawasan Dinas Koperasi Banyuwangi terhadap KSP – KSP yang ada di Banyuwangi. Karena menurut Helmi yang memberikan legalitas pada KSP adalah Dinas Koperasi.

Terlepas dari hal tersebut, disela debat kusir antara M Gufron dengan aktivis, media konfirmasi tentang proses pendaftaran atau penerbitan fidusia oleh KSP Milan yang jadi alat eksekusi KSP dalam urusan Nadru Jati Pamungkas, apakah sudah benar atau tidak menurut aturan ?

Gufron SP menjawab pertanyaan tersebut tidak berani mengatakan benar atau tidak. Hanya saja menurutnya kalau dilihat dari jarak waktu pengajuan kredit Ndaru Jati Pamungkas per tanggal 17 Februari 2017 sementara terbitnya fidusia per bulan Juni 2017 tidak sesuai dengan aturan.

“Saya tidak berani mengatakan benar atau tidak, cuma dari jarak waktu pengajuan kredit per 17 Februari dengan terbitnya fidusia bulan Juni itu tidak sesuai aturan,” jawab Gufron.

Gufron SP dalam keterangannya juga menyayangkan kenapa proses pendaftaran Fidusia oleh KSP Milan yang diduga tidak sesuai aturan itu terjadi. Gufron dalam hal tersebut berjanji akan tindak lanjuti memanggil pihak KSP MILAN secepatnya.

Wakil keluarga Ndaru Jati Pamungkas bersikukuh akan persoalkan permasalahan tindakan KSP Milan yang dinilai tidak manusiawi. Katanya bahwa saat kehadiran 2 orang yang gedor pintu dan mengatakan dari tim eksekutor KSP Milan dan dengan pengawalan kurang lebih 20 personil Kepolisian sangat mengejutkan. Menurutnya atas kejadian tersebut keluarga secara moral dirugikan, rasa ketakutan dan malu itu yang dirasakan oleh keluarga.

” Atas kejadian tersebut, keluarga kami yang jelas dirugikan secara moral, selain itu masih terbayang dalam benak kami dan keluarga pada saat itu betapa ketakutan dan malu kami rasakan ” ungkap ” Sht ” saat ditemui di halaman belakang Dinas Koperasi. Dan eksekusi tersebut gagal demi hukum. (hari/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional